BERITA - teknologitinggi.wordpress.com -
Peribahasa Lain ladang lain ilalang, lain lubuk lain ikannya amat tepat di sini. Jika Indonesia masih memakai sistem kuno untuk mengatasi demam berdarah dengue dengan pengasapan, bubuk abate, ataupun pemberantasan nyamuk demam berdarah dengan teknik mulut yaitu program 3M (menguras bak air, menutup tempat air, dan mengubur barang-barang bekas), Malaysia sudah lebih maju, cerdas dan kreatif dalamLihat Sumbernya
Menurut laporan Institute for Medical Research (IMR), Kuala Lumpur, Malaysia, diam-diam sebanyak enam ribu ekor nyamuk transgenik, yang dikembangkan untuk melawan demam berdarah, dilepas pada 21 Desember lalu. Sama dengan pelepasan nyamuk yang telah dimod
Malaysia akan menjdi negara pertama di Asia yang menggunakan nyamuk modifikasi untuk memberantas penyakit demam berdarah. Nyamuk jantan yang dimodifikasi secara genetis ini akan diepaskan di alam liar sehingga akan kawin dengan nyamuk betina dan menghasil
Baru-baru ini para peneliti dari Cornell\'s College of Veterinary Medicine, Amerika Serikat, menemukan protein yang bisa menjadi cara baru untuk mengendalikan Aedes aegypti. Temuan ini dimuat di American Journal of Physiology
Demam berdarah, penyakit yang disebabkan oleh arbovirus, yang disebarkan oleh gigitan nyamuk Aedes aegypti ini sering mewabah dan menelan banyak korban. Bagaimana cara mengatasinya?
Demam Berdarah Dengue (DBD) tetap menjadi masalah kesehatan besar di Indonesia dengan angka kejadian dan kematian yang terus meningkat. Masih banyak orang yang salah memahami tentang DBD.
Demam berdarah ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti y